Minggu, 25 November 2012


Tidak Ada Investor Kabur Pascaunjuk Rasa Pekerja

BANDUNG--MICOM: Menko Perekonomian Hatta Rajasa memastikan tidak ada investor asing hengkang dari Indonesia pascademonstrasi pekerja menuntut kenaikan upah yang marak di berbagai daerah akhir-akhir ini.

"Saya sudah cek ke Ketua BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal), nggak ada yang mau kabur tuh," kata Hatta menjawab wartawan seusai menjadi pembicara kunci pada Sarasehan Kebangsaan Menuju Era Baru Nasionalisme Ekonomi Indonesia di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (24/11).

Menurutnya, tuntutan upah pekerja rata-rata menjadi Rp2 juta per bulan di seluruh Indonesia adalah hal wajar yang harus bisa diterima. "Saya yakin kelayakan hidup bisa diterima pengusaha," katanya.

Kalaupun ada yang belum bisa menerima, ujar Hatta, ia akan minta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) untuk membuat aturan tentang belum siapnya pengusaha menaikkan gaji pekerja itu. Ia menambahkan, kalau perlu negara siap mengurangi pendapatan dari pajak perusahaan agar mereka tetap bisa menjalankan usaha di dalam negeri.

Beberapa industri yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah, menurut Menteri Perekonomian, yaitu garmen dan sepatu. Pemerintah harus memperhatikan biaya-biaya yang membebani akibat ketidakefesienan dan jangan mengambil pembiayaan itu dari uang pekerja.

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2012/11/24/365168/4/2/Tidak-Ada-Investor-Kabur-Pascaunjuk-Rasa-Pekerja

ANALISIS :
Karena gencarnya demonstrasi yang ada maka pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan yaitu menaikan UMP. Hal ini tentu akan berdampak baik bagi kesejahteraan kehidupan para buruh. Dan tentunya berpengaruh pula bagi kebijakan para pengusaha kepada perusahaannya. Namun hal yang ditakutkan akan membuat para pengusaha menghentikan investasinya telah diantisipasi dengan membuat kebijakan lain dengan memberi penangguhan bagi perusahaan yang belum siap membayar gaji karyawannya sesuai dengan UMP.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar