Rabu, 21 November 2012


Premi Asuransi Syariah Adira Capai Rp103 Miliar

INILAH.COM, Jakarta - PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) berhasil mencetak premi asuransi syariah lebih dari Rp103 miliar per Oktober 2012.

Perolehan tersebut telah melebihi target yang ditetapkan untuk premi asuransi syariah Adira Insurance pada tahun 2012.
"Perolehan premi sepanjang Januari - Oktober 2012 tersebut meningkat 183% dari perolehan premi pada periode yang sama pada tahun 2011 yang mencapai sekitar Rp36 miliar. Asuransi syariah pada dasarnya dapat menjadi alternatif cara berasuransi yang menarik bagi para Pelanggan dengan prinsip bagi hasil yang dimiliknya,” ujar Indra Baruna, President Director PT Asuransi Adira Dinamika (Adira Insurance) di Jakarta, Senin (19/11/2012).

Menurut dia, perolehan premi periode Januari - Oktober 2012 tersebut didominasi oleh perolehan premi kendaraan roda dua yang menyumbang pendapatan premi sekitar 55% dari seluruh produk yang ada. Selain kendaraan roda dua, perolehan premi asuransi syariah Adira Insurance juga didominasi oleh kendaraan roda empat yang menyumbang 37% dari total premi produk-produk asuransi syariah yang ada di Adira Insurance. Sisanya, pendapatan premi dari Asuransi Syariah diperoleh dari produk-produk non kendaraan bermotor yang menyumbang perolehan premi asuransi syariah Adira Insurance sebesar 10%.

Adira Insurance terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada para Pelanggan, salah satunya melalui outlet-outlet syariah yang tersebar di seluruh Indonesia.

Bimo Kustoro, Sharia Division Head PT Asuransi Adira Dinamika mengatakan perusahaan terus meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia yang didukung oleh semakin banyaknya cabang-cabang yang menangani produk syariah Adira Insurance yang tersebar di seluruh Indonesia seperti Batam-Pekanbaru, Medan-Padang, Palembang-Jambi, Lampung, Jabodetabek, Bandung, Semarang-Purwokerto, Jogja-Solo, Surabaya-Malang-Denpasar, Samarinda-Balikpapan-Pontianak, Banjarmasin-Martapura, Makassar-Manado-Sorong, dan Papua.

“Kami akan terus memperluas jangkauan untuk memaksimalkan pelayanan kepada para pelanggan,” ujar Bimo Kustoro.

Selain itu, Adira Insurance juga mengembangkan sistem aplikasi khusus untuk bisnis syariah yang berbeda dengan aplikasi yang digunakan untuk unit konvensional.
Aplikasi tersebut mencakup seluruh proses operasional untuk unit usaha syariah Perusahaan, mulai dari proses aplikasi asuransi, proses pembuatan polis, proses klaim, hingga proses pemberian bagi hasilnya. Aplikasi ini dibangun untuk memenuhi fitur-fitur khas yang dimiliki bisnis syariah, sehingga memaksimalkan unit syariah Adira Insurance dalam melayani pelanggan.

"Semakin luasnya jangkauan dan meningkatnya pelayanan akan kebutuhan produk tersebut ternyata membuahkan hasil yang sangat memuaskan," katanya. [mel]

 Sumber : http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1928103/premi-asuransi-syariah-adira-capai-rp103-miliar

ANALISIS :
Adira melakukan manuver yang positif dalam mengenalkan asuransi berbasis syariah untuk para pelanggannya. Sistem yang dijalankan dengan prinsip bagi hasil dinilai lebih menguntungkan pihak penyelenggara asuransi dan pemegang polis. Hal tersebut tercermin dari peningkatan jumlah premi yang meningkat sebesar 183% dari tahun lalu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar