Perubahan merupakan tren dan itu yang ramairamai disodorkan kepada
konsumen dan pelanggan oleh semua perusahaan. Bahkan, terjadi harian
bukan lagi mingguan,bulanan,apalagi tahunan.
Kita boleh saja tidak mau tahu, bersikap masa bodoh, tidak ambil peduli, akan tetapi sikap seperti itu akan membawa akibat yang fatal. Salah-salah kita akan ditinggalkan oleh konsumen dan pelanggan kita. Keadaan ekonomi yang menurun di hampir semua negara menyebabkan perusahaan melakukan berbagai cara uji coba untuk mempertahankan penjualan dan tingkat keuntungan dan terjadi interaksi yang intensif di pasar antara perusahaan yang menjual dan konsumen dan pelanggan sebagai pembeli dengan adanya beragam variasi yang ditawarkan dan karenanya mereka memiliki posisi atau daya tawar (bargaining position) yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun jauh sebelumnya.
Accenture, perusahaan konsultan manajemen, teknologi dan outsourceyang revenuenya di tahun fiskal yang berakhir Juni 2012 mencapai USD28 miliar, melakukan survei pada tahun 2010 terhadap 400 orang manajer senior dalam bidang pemasaran. Melalui survei itu ditemukan bahwa tuntutan dan tantangan terbesar yang dihadapi dalam pemasaran datangnya dari konsumen atau pengguna dan memberi dampak terhadap berubahnya strategi pemasaran,dengan urutan sebagai berikut: - Have higher expectations for customer service (68%); berdampak terhadap strategi pemasaran (65%).
Service atau layanan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari produk. - Expecting more value for their money (71%); berdampak terhadap strategi pemasaran (64%).Dengan nilai uang yang sama tersedia pilihan termasuk mutu dan inovasi atau ragam bentuk dan layanan yang menyertainya.
■ Are becoming more pricesensitive (69%); berdampak terhadap strategi pemasaran (64%). Mungkin tidak bagi kaum atas, akan tetapi untuk kaum mid-low, setiap rupiah mengandung arti perbedaan, karenanya mereka kritis melihat produk dan harga.
■ Have higher expectations for product quality (72%); berdampak terhadap strategi pemasaran (59%). Dengan peralatan yang serba canggih, produk dengan fitur yang lebih lengkap tidak identik dengan harga lebih tinggi, dengan uang yang sama konsumen mengharapkan produk lebih bermutu.
■ Increasingly expect more innovative products or unique product features (60%); berdampak terhadap strategi pemasaran (59%). Inovasi dan unik sudah menjadi strategi umum untuk memenangkan hati dan dompet konsumen.
■ Are changing their spending habits (58%); berdampak terhadap strategi pemasaran (56%). Kebiasaan membelanjakan uang yang dulunya mungkin pada tanggal tertentu, sekarang de-ngan tersebarnya minimarket setiap saat bisa belanja, itu salah satu contoh perubahan kebiasaan belanja saja.
■Expect it to be more convenient to do business with us (63%); berdampak terhadap strategi pemasaran (55%).Fasilitas dan layanan yang lebih dengan kecenderungan memanjakan itulah yang dituntut para pelanggan sekarang. Untuk menghadapi itu, semua Accenture menawarkan empat langkah strategi yang akan mempertahankan tingkat pertumbuhan yaitu:
1.Find the sweet spots: dengan mengembangkan pengolahan dan analisa data yang tersedia baik secara internal maupun yang diperoleh dari pasar,yang akan memancing dan mencuatkan wawasan baru dan mengarah ke peluang-peluang untuk menciptakan loyalitas yang semakin terlihat jelas.
2. Innovate the offer: mewujudkan peluang menjadi tindakan, dalam inovasi dan tingkat keuntungan atas produk dan layanan, strategi harga yang jitu, memanfaatkan dan mendayagunakan jalur distribusi yang tersedia, meningkatkan kecepatan dalam meraih penjualan
3. Drive the engagement: menciptakan dan membina hubungan dengan pelanggan, dengan meningkatkan kepercayaan, dan loyalitas, integrasi yang terpadu dalam bidang penjualan, layanan dan pemasaran, terlibat dan mengintensifkan sosial CRM (customers relationship management)
4.Release fuel for growth: Meningkatkan efisiensi dalam operasi pemasaran; setiap proses yang ditetapkan sebelumnya, kontrol dan evaluasi secara benar, investasi pemassaran dengan perhitungan marketing- ROI, yang paling optimal, perencanaan strategis, pelatihan dan pengembangan staf pemasaran dan penjualan yang berpotensi, struktur organisasi yang tidak birokratis, cepat tanggap.
Berikutnya ada lima yang perlu dibenahi yaitu:
Kita boleh saja tidak mau tahu, bersikap masa bodoh, tidak ambil peduli, akan tetapi sikap seperti itu akan membawa akibat yang fatal. Salah-salah kita akan ditinggalkan oleh konsumen dan pelanggan kita. Keadaan ekonomi yang menurun di hampir semua negara menyebabkan perusahaan melakukan berbagai cara uji coba untuk mempertahankan penjualan dan tingkat keuntungan dan terjadi interaksi yang intensif di pasar antara perusahaan yang menjual dan konsumen dan pelanggan sebagai pembeli dengan adanya beragam variasi yang ditawarkan dan karenanya mereka memiliki posisi atau daya tawar (bargaining position) yang lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun jauh sebelumnya.
Accenture, perusahaan konsultan manajemen, teknologi dan outsourceyang revenuenya di tahun fiskal yang berakhir Juni 2012 mencapai USD28 miliar, melakukan survei pada tahun 2010 terhadap 400 orang manajer senior dalam bidang pemasaran. Melalui survei itu ditemukan bahwa tuntutan dan tantangan terbesar yang dihadapi dalam pemasaran datangnya dari konsumen atau pengguna dan memberi dampak terhadap berubahnya strategi pemasaran,dengan urutan sebagai berikut: - Have higher expectations for customer service (68%); berdampak terhadap strategi pemasaran (65%).
Service atau layanan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari produk. - Expecting more value for their money (71%); berdampak terhadap strategi pemasaran (64%).Dengan nilai uang yang sama tersedia pilihan termasuk mutu dan inovasi atau ragam bentuk dan layanan yang menyertainya.
■ Are becoming more pricesensitive (69%); berdampak terhadap strategi pemasaran (64%). Mungkin tidak bagi kaum atas, akan tetapi untuk kaum mid-low, setiap rupiah mengandung arti perbedaan, karenanya mereka kritis melihat produk dan harga.
■ Have higher expectations for product quality (72%); berdampak terhadap strategi pemasaran (59%). Dengan peralatan yang serba canggih, produk dengan fitur yang lebih lengkap tidak identik dengan harga lebih tinggi, dengan uang yang sama konsumen mengharapkan produk lebih bermutu.
■ Increasingly expect more innovative products or unique product features (60%); berdampak terhadap strategi pemasaran (59%). Inovasi dan unik sudah menjadi strategi umum untuk memenangkan hati dan dompet konsumen.
■ Are changing their spending habits (58%); berdampak terhadap strategi pemasaran (56%). Kebiasaan membelanjakan uang yang dulunya mungkin pada tanggal tertentu, sekarang de-ngan tersebarnya minimarket setiap saat bisa belanja, itu salah satu contoh perubahan kebiasaan belanja saja.
■Expect it to be more convenient to do business with us (63%); berdampak terhadap strategi pemasaran (55%).Fasilitas dan layanan yang lebih dengan kecenderungan memanjakan itulah yang dituntut para pelanggan sekarang. Untuk menghadapi itu, semua Accenture menawarkan empat langkah strategi yang akan mempertahankan tingkat pertumbuhan yaitu:
1.Find the sweet spots: dengan mengembangkan pengolahan dan analisa data yang tersedia baik secara internal maupun yang diperoleh dari pasar,yang akan memancing dan mencuatkan wawasan baru dan mengarah ke peluang-peluang untuk menciptakan loyalitas yang semakin terlihat jelas.
2. Innovate the offer: mewujudkan peluang menjadi tindakan, dalam inovasi dan tingkat keuntungan atas produk dan layanan, strategi harga yang jitu, memanfaatkan dan mendayagunakan jalur distribusi yang tersedia, meningkatkan kecepatan dalam meraih penjualan
3. Drive the engagement: menciptakan dan membina hubungan dengan pelanggan, dengan meningkatkan kepercayaan, dan loyalitas, integrasi yang terpadu dalam bidang penjualan, layanan dan pemasaran, terlibat dan mengintensifkan sosial CRM (customers relationship management)
4.Release fuel for growth: Meningkatkan efisiensi dalam operasi pemasaran; setiap proses yang ditetapkan sebelumnya, kontrol dan evaluasi secara benar, investasi pemassaran dengan perhitungan marketing- ROI, yang paling optimal, perencanaan strategis, pelatihan dan pengembangan staf pemasaran dan penjualan yang berpotensi, struktur organisasi yang tidak birokratis, cepat tanggap.
Berikutnya ada lima yang perlu dibenahi yaitu:
1. Mengoptimalkan operasi pemasaran,
2. Mengoptimalkan
pengukuran pemasaran,
3. Mengelola trade-promotion,
4. Merchandsing dan
trade marketing,
5. Mengelola Media.
Tentunya cukup rumit untuk dilakukan
tanpa mendalaminya dengan sungguh-sungguh,tetapi tidak ada pilihan jika
itu sudah menyangkut hidup-mati perusahaan. Maju Terus!
DR. ELIEZER H. HARDJO, PH.D., CM
Ketua Dewan Juri Rekor Bisnis (ReBi) & Institute of Certified Professional Managers (ICPM)
Sumber : http://www.seputar-indonesia.com/news/mengubah-tantangan-menjadi-peluang
ANALISIS :
Kebanyakan pengusaha baru tidak memperhatikan hal-hal sederhana yang sebenarnya adalah strategi paling ampuh untuk kemajuan usahanya. Mereka lebih berorientasi mengeluarkan dana yang banyak namun mengesampingkan kepuasan konsumen. Padahal strategi yang paling baik adalah menjaga kepuasan konsumen agar dikemudian hari mereka akan kembali membeli produk atau jasa yang ditawarkan. Berikut di tulisan ini disajikan ulasan lengkap tentang strategi yang paling baik dijalankan bagi pengusaha dalam menjalankan usahanya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar