Minggu, 25 November 2012


BI Optimistis Terhadap Prospek Perekonomian 2013

JAKARTA--MICOM: Bank Indonesia optimistis terhadap prospek perekonomian Indonesia pada 2013 karena memiliki modal dasar yang baik.

"Kita patut tetap optimistis karena kita memiliki modal dasar yaitu perekonomian yang telah teruji stabil, permintaan domestik dengan basis kelas menengah yang tengah tumbuh, serta ketersediaan policy space yang cukup memadai untuk meredam risiko global," kata Gubernur BI Darmin Nasution, Jumat (23/11) malam.

Menurut Darmin, ketiga basis kekuatan ekonomi tersebut akan tetap menumbuhkan keyakinan pelaku ekonomi, sehingga dapat menjadi daya dorong untuk berlanjutnya proses akumulasi modal.

"Beberapa indikator terkini menunjukkan pemupukan modal untuk pengembangan kapasitas produksi, baik yang bersumber dari dalam maupun dari luar negeri masih terus meningkat," kata Darmin.

BI memperkirakan laju pertumbuhan investasi yang pada 2012 diperkirakan tumbuh 10,7% diperkirakan masih akan meningkat ke 11,6 hingga 12% pada 2013.

"Dengan investasi yang meningkat pada gilirannya akan mampu menjaga kekuatan daya beli masyarakat sehingga pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada 2013 dapat dipertahankan pada tingkat 5% hingga 5,4%," kata Darmin.

Ia memperkirakan untuk ekspor tumbuh meningkat 5,4% hingga 5,8%.

"Kami optimistis perekonomian nasional pada 2013 akan tumbuh 6,3 hingga 6,7%. Saya meyakini, pencapaian pertumbuhan akan menuju batas perkiraan tersebut apabila simpul-simpul kendala struktural dapat diatasi," katanya.

BI juga memperkirakan, meski pertumbuhan ekonomi diproyeksikan tetap tinggi, tekanan inflasi pada 2013 tetap akan terkendali dalam kisaran sasaran yang ditetapkan yaitu 3,5 hingga 5,5%.

Sumber : http://www.mediaindonesia.com/read/2012/11/24/365070/4/2/BI-Optimistis-Terhadap-Prospek-Perekonomian-2013

ANALISIS :
Berdasarkan data-data yang ada BI memproyeksikan pertumbuhan positif pada perekonomian di tahun 2013. Saya pun optimis dengan prospek pertumbuhan tahun 2013 akan lebih baik. Karena beberapa indikator terkini menunjukkan pemupukan modal untuk pengembangan kapasitas produksi masih terus meningkat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar