Sabtu, 27 Oktober 2012


Tugas Outline


Kerajinan kain flanel dan coklat cantik "Uty Collection"


Rumusan masalah :
Faktor penunjang kesuksesan suatu bisnis?

Tujuan:
Mengetahui faktor-faktor yang dapat menjadi penunjang kesuksesan seseorang dalam bisnis.

Kesimpulan :
Untuk meraih kesuksesan seseorang dapat menjalankan beberapa faktor penunjangnya, sebagai berikut :

  • Awal kesuksesan bisnis kadangkala berawal karena ketidak sengajaan.
  • Kembangkan hobby sebagai bisnis yang akan menjadi jalan menuju kesuksesan.
  • Sukses tak datang instant namun harus melalui perjuangan yang tak kenal lelah.
  • Perbanyak sharing dengan orang lain yang juga terjun di bisnis yang sama.
  • Pengalaman adalah guru terbaik

Minggu, 14 Oktober 2012


Inilah Fungsi Jilbab Sebenarnya

Inilah Fungsi Jilbab Sebenarnya

Gadis-gadis Muslimah berjilbab, anggun dan salehah. (ilustrasi)


"Dunia ini adalah perhiasan dan seindah-indahnya perhiasan dunia adalah wanita sholehah."(HR.Muslim)

Wanita itu tercipta dengan sifat kelembutan hati dan jiwa, itulah kodratnya. Alangkah indahnya, ketika wanita sholehah diibaratkan laksana teratai yang mekar di telaga madu. Permata yang senantiasa bersinar walau berada di kubangan lumpur sekalipun. Ia mempunyai akhlak dan pribadi yang begitu cantik. 

Cantik di mata Allah itu tidak dinilai berdasarkan paras rupa. Tetapi cantik di hadapan Allah itu, ternilai dari hati yang senantiasa berada dalam tuntunan syariat-Nya.

Sungguh, begitu mulia Allah Subhanallahu Wa Ta'ala menciptakan seorang wanita dengan segala kelebihan yang diberikan. Sejak seorang wanita mencapai masa akil baligh, ia diwajibkan menutup aurat pada seluruh tubuhnya terkecuali bagian wajah dan telapak tangan. 

Begitu jelas seruan Allah kepada seorang wanita untuk menutup aurat, yang tertuang dalam Alquran:

”Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin: 'Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.' Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Al-Ahzab: 59)

Perbedaan wanita yang mengenakan jilbab dan tidak, sungguh terlihat jelas. Seperti halnya, ketika seorang wanita berjilbab berjalan di tengah kerumunan orang banyak, seringkali orang-orang yang berada di tempat itu mengucapkan salam yang merupakan doa. Sedangkan wanita yang tidak mengenakan jilbab dengan pakaian serba terbuka, mereka kerap kali diganggu dengan godaan-godaan kaum Adam yang begitu mengganggu ketenteraman jiwa.

Yang tertutup itu akan terlihat jauh lebih indah. Seperti halnya, jika kita mempunyai sebuah buku. Buku yang tersampul rapi akan lebih terlihat menarik, dibandingkan dengan buku yang tidak bersampul. Itulah penggambaran seorang wanita yang mengulurkan jilbab sebagai penutup kepalanya. 

Saat kita telah menunaikan kewajiban untuk menutup aurat, hendaknya apa yang sudah menjadi prinsip kita, peganglah dengan teguh. Dengan tetap menjaga hati dan pandangan, semata-mata hanya karena Allah. Cantik pada parasmu akan hilang seiring berjalannya sang waktu. Akan tetapi, cantik pada hatimu takkan pernah lekang, sekalipun sang waktu telah meninggalkanmu.

Fenomena jilbab gaul yang kini sedang menjadi tren di Indonesia sungguh sangat disayangkan. Memakai Jilbab hanya untuk tuntutan tren semata. Mengenakan penutup kepala, tapi pakaian yang ia kenakan begitu terlihat tampak jelas lekukan tubuhnya.

Rasullullah Salallahu Alaihi Wassalam bersabda, ”Antara penghuni-penghuni neraka ialah wanita yang memakai baju tetapi masih bertelanjang, menggodai dan digodai, mereka ini tidak akan masuk syurga malah bau syurga pun tidak akan sampai kepada mereka.”

Jilbab yang dikenakan haruslah menyembunyikan mahkota diri, laksana sekuntum mawar berduri, yang terlihat cantik dengan durinya. Bukan untuk menyakiti, tapi untuk menjaga diri agar kelak diizinkan Ilahi menghiasi taman firdausi. 

Alangkah indahnya ketika jilbab itu diulurkan ke segenap tubuh yang telah Allah tentukan, disertai dengan pancaran akhlak mulia. Maka, terlihat anggunlah si wanita yang insya Allah atas izin Sang Maha Pencipta, kelak ia akan dijadikan bunga pengharum taman surga, bagaikan haruman mewangi dari kuntuman kasturi.


Jilbab itu bukan untuk memenjarakanmu, tapi untuk menjaga kehormatanmu.


Aini Nur Latifah
Redaktur: Miftahul Falah


Sumber :

Analisis :
Menurut saya tulisan tersebut termasuk tulisan ilmiah populer karena isi dari tulisan tersebut ditujukan untuk masyarakat umum hal itu bisa dilihat dari penjelasan yang diberikan tentang fungsi jilbab yang sebenarnya. Kata-kata yang digunakan sederhana sehingga mudah dimengerti. Pesan didalamnya pun bisa tersampaikan dengan baik. Serta mengandung pesan tertentu berupa keinginan penulis agar pembaca melakukan tindakan tertentu.